Nama : Miftahul Falah
Nim : 2001030096
Kelas/Prodi : 3B Ilkom
Tugas Mata Kuliah : Filsafat Komunikasi
LOGIKA KOMUNIKASI
PENGERTIAN LOGIKA
Logika berasal dari kata logos, logike, logica, logique, dan logic. Kata logis dan
logike berasal dari Bahasa Yun berasal dari Bahasa Yunani. Logos berarti kata, ani.
Logos berarti kata, ide, atau ide, atau akal. Sementara akal. Sementara logike,
logica, logique, logike, logica, logique, dan logic berarti seni berfikir. Kata logica
berasal dari Bahasa Latin, Logique berasal dari Bahasa Prancis, dan Logic berasal
dari Bahasa Inggris.
Dasar dasar logika
- Logika deduktif Menurut aristoteles Logika deduktif adalah logika yang bertolak belakang dari pengetahuan lama bersifat umum menuju pengetahuan baru bersifat khusus secara logistik. Logika deduktif juga merupakan sistem penalaran yang menalaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah berdasarkan bentuknya serta kesimpulan yang dihasilkan sebagai kemestian diturunkan dari pangkal pikirnya. Contoh argumen deduktif:
- Setiap mamalia memiliki sebuah jantung
- Setiap kuda adalah mamalia
- Setiap kuda memiliki sebuah jantung
- Logika induktif Logika ini dikenalkan oleh Thales sejak (624 SM-548 SM). Induktif adalah logika yang beranjak dari pengetahaun lama bersifat khusus menuju pengetahuan baru bersifat umum yang melalui tahap observasi empiris. Logika induktif juga merupakan cara kerja ilmu pengetahuan yang bertolak dari sejumlah proposisi tunggal atau particular tertentu untuk menarik kesimpulan umum tertentu. Contoh argumen induktif:
- Kuda Sumba punya sebuah jantung
- Kuda Australia mempunyai sebuah jantung
- Setiap kuda Mmempunyai jantung
CABANG LOGIKA
- Logika Formal Logika formal yang juga disebut logika (minor) merupakan ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk pemikiran (konsep, keputusan, kesimpulan dan pembuktian) berkenaan dengan struktur logisnya, yaitu dengan abstraksi isi konkret dari pikiran-pikiran dan menonjolkan hanya hanya cara-cara umum yang olehnya memungkinkan bagian-bagian dari isi itu berbuhungan, dan juga mempelajari aturan-aturan atau hukum-hukum berfikir yang harus ditaati
- Logika Material Logika material ini disebut juga logika materialism (mayor). Logika ini dapat membuat kesimpulan atau juga pernyataan itu dengan berdasarkan materi atau objektif. Logika Material adalah cabang logika yang bertanggung jawab untuk menganalisis konten dari premisnya. Logika juga mempelajari proses aktifitas pikir yang memungkinkan lahirnya pengetahuan yang benar, dan metode-metode yang dapat membantu untuk memperoleh pengetahuan baru tersebut serta mempelajari sumber-sumber dan asal pengetahuannya, sehingga pada akhirnya dapat merumuskan metode pengetahuan tersebut.
SILOGISME
Jadi yang dinamakan silogisme disini adalah suatu pengambilan
kesimpulan dari dua macam keputusan yang mengandung unsur yang
sama dan salah satunya harus universal, dan keputusan yang ketika yang
kebenarannya sama dengan keputusan yang mendahuluinya. Dengan kata
lain silogisme adalah pola pikir yang disusun dari dua buh pernyataan dan
sebuah kesimpulan.
Contoh silogis:
Semua makhluk mempunyai mata (premis mayor)
Si kalong adalah seorang makhluk (premis minor)
Jadi, si kalong mempunya mata (kesimpulannya)
KESESATAN BERFIKIR
- Kesesatan formal Merupakan kesesatan yang terbentuk karena penalaran yang tidak tepat, kesesatan ini terjadi karena pelanggaran terhadap prinsip logika mengenai term dan proposisi dalam suatu argument. Contoh: pahlawan adalah orang yang berjasa. Bolot adalah artis. Jadi, Bolot adalah orang yang berjasa.
- Kesesatan informal Merupakan kesesatan yang menyangkut isi penalaran. Kesesatan ini dapat terjadi karena faktor bahasa yang menyebabkan kekeliruan dalam menarik kesimpulan. Contoh: semua bangsawan berdarah biru. Ratiu Inggris bukan berdarah biru (warna darah). Jadi, ratu Inggris bukanlah bangsawan.
Logika dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan dan kemampuan untuk berfikir
lurus. Ilmu pengetahuan ini merupakan suatu kesatuan yang sistematis serta
memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Penjelasan ini terjadi
dengan menunjukan sebab musababnya. Kajian ilmu logika adalah asas-asas yang
menentukan pemikiran yang lurus, tepat, dan sehat. Agar dapat berfikir seperti itu,
logika menyelidiki, merumuskan, serta menerapkan hukum-hukum yang harus
ditepati. Hal ini menunjukan bahwa logika bukanlah sebatas teori, tapi juga
merupakan suatu keterampilan untuk menerapakan hukum-hukum pemikiran
dalam praktek. Sebab inilah mengapa logika disebut filsafat yang praktis. Logika
komunikasi dalam percakapan sehari-hari tidak dituntut seperti dalam kegiatan
ilmiah. Penutur bahasa pada umumnya mempunyai toleransi yang tinggi dalam
kegiatan berbahasa sehari-hari. Sebaliknya, dalam kegiatan ilmiah penerapan
logika dalam komunikasi sangat diperlukan. Semua orang dapat berkomunikasi,
minimal secara non verbal. Namun tak semua komunikasi manusia bernilai logis.
Yang dimaksud dengan komunikasi logis adalah komunikasi rasional yang taat pada
kaidah berpikir sahih dan benar. Penyusun kalimat yang logis sangat berhubungan
dengan kebenaran kalimat. Kebenaran kalimat itu tergantung pada proposisinya.
Kalimat yang tidak memiliki nilai kebenaran cenderung tidak logis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar