Nama : Miftahul Falah
Nim : 2001030096
Kelas/Prodi : 3B Ilkom
Tugas Mata Kuliah : Filsafat Komunikasi
Definisi Aksiologi
Istilah aksiologi berasal dari Bahasa Yunani yakni axios yang
berarti nilai, serta logos yang memiliki arti ilmu atau teori.
Jadi dapat diartikan bahwa pengertian Aksiologi ini
merupakan teori nilai, penyelidikan mengenai kodrat, dan
status metafisika dari nilai dalam pemikiran filsafat Yunani.
secara etimologis tersebut, ada beberapa pengertian
secara istilah seperti yang disebutkan di bawah ini:
- Aksiologi merupakan analisis nilai-nilai. Maksud dari analisis ini ialah membatasi arti, ciri-ciri, asal, tipe, kriteria dan status epistimologis dari nilai-nilai itu.
- Aksiologi merupakan studi yang menyangkut teori umum tentang nilai atau suatu studi yang menyangkut segala yang bernilai.
- Aksiologi adalah studi filosofi tentang hakikat-hakikat nilai.
Jujun S. suriasumantri
Aksiologi yang terdapat di dalan bukunya
filsafat ilmu sebuah pengantar popular
bahwa aksiologi ini diartikan ialah sebagai
teori nilai yang berhubungan dengan
kegunaan dari pengetahuan yang di peroleh.
Bramel
Aksiologi merupakan nilai-nilai
sebagai tolak ukur kebenaran, etika
serta moral sebagai dasar normative
penelitian dan juga penggalian, dan
juga penerapan ilmu.
Kattsoff (2004: 319)
Mendefinisikan bahwa aksiologi ialah sebagai ilmu
pengetahuan yang menyelediki hakekat nilai yang
umumnya ditinjau dari sudut pandang kefilsafatan.
Masalah Utama Aksiologi
1. Kodrat nilai mengenai apakah nilai itu berasal dari :
- Keinginan (voluntarisme: spinoza)
- Kesenangan (hedonism: epicurus)
- Masyarakat (bentham: meinong)
- Kepentingan (perry)
- Preferensi (Martineau)
- Keinginan rasio murni (kant)
- Pemahaman mengenai kualitas tersier (Santayana)
- Pengalaman sinoptik kesatuan kepribadian (personalisme: green)
- Berbagai pengalaman yang mendorong semangat hidup (Nietzsche)
- Relasi benda-benda sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan konsekuensi yang sungguhsungguh dapat dijangkau (pragmatism: dewain)
3. Kriteria nilai, artinya untuk menguji nilai yang dipengaruhi
sekaligus oleh teori psikologi dan logika.
4. Status metafisik nilai mempersoalkan tentang bagaimana
hubungan antara nilai dengan fakta-fakta yang diselidiki
melalui:
- Ilmu-ilmu kealaman (Koehler)
- Kenyatan terhadap keharusan (lotze)
- Pengalaman manusia tentang nilai pada ralitas kebabasan manusia (hegel)
Definisi Etika
Etika ialah salah satu cabang ilmu fisafat yang membahas moralitas nilai baik
serta juga buruk, etika tersebut bisa di definisikan ialah sebagai nilai-nilai atau
norma-norma yang menjadi pegangan manusia atau juga masyarakat yang
mengatur tingkah lakunya.
- Kata etika bisa dipakai dalam arti nilai nilai / norma norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
- Etika merupakan ilmu tentang baik atau buruk.
- Etika Deskriptif Etika deskriptif ini merupakan cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas seperti misalnya: adat kebiasaan, anggapan mengenai baik atau buruk, tindakan yang di perbolehkan atau juga tidak.
- Etika Normatif Etika normatif ini memiliki arti sistem-sistem yang dimaksudkan untuk dapat memberikan petunjuk atau juga penuntun dalam mengambil suatu keputusan yang menyangkut baik atau juga buruk.
- Metaetika Metaetika menganalisis logika perbuatan dalam kaitan dengan ‘baik’ atau ‘buruk’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar